Yang Belia Yang Menyambut Kebaikan

image

Dalam Islam, tidak ada istilah terlalu belia untuk menyambut kebaikan dan kemuliaan. Adalah Ali bin Abi Thalib, sepupu dari Rasulullah SAW, menyambut ajakan untuk beriman dan memeluk Islam pada saat usianya baru 10 tahun!

Sejarah kemudian mencatat, sosok Ali kemudian tumbuh menjadi sahabat yang sangat cemerlang dalam ilmu, amal dan jihad. Bersama Hamzah dan sahabat nabi yang lain, ia menjadi pahlawan di perang badar dan perang lainnya.

Pada masa setelah Rasul wafat, karena kedalaman ilmu dan hikmah, menantu dari Rasulullah ini selalu menjadi penasihat khalifah. Bahkan, beliau kemudian menjadi khalifah keempat, sekaligus sebagai satu-satunya khalifah yang mendapat gelar imam.

Gambar di atas, adalah foto yang tersebar luas di group One Day One Juz. Adalah Ali, bulan Maret ini genap berusia 10 tahun (usia yang hampir sama dengan Ali bin Abi Thalib saat menyatakan beriman), menyambut ajakan ayah bundanya mengikuti One Day One Juz, membaca Al-Quran 1 juz sehari.

Menurut cerita ayahnya, Akh Irul, yang saat ini bersama keluarganya bermukim di Kobe Jepang, motivasi Ali ikut ODOJ adalah karena adiknya Ammar, yang berumur 8 tahun mengotot ikut ODOJ. Karena bacaan Quran Ammar yang masih terbata-bata, Ammar tidak jadi ikut ODOJ, melainkan didaftarkan ikut One Day One Lembar.🙂

Kini, di saat kita yang berusia dewasa mungkin berpikir beberapa kali untuk menyambut kebaikan yang ditawarkan gerakan One Day One Juz dengan berbagai alasan, seorang Ali memberi kita teladan bahwa kebaikan harus disambut sesegera mungkin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s